Vicky Shu Ditagih Pinjol Tanpa Ajukan Pinjaman, Ungkap Intimidasi dan Ancaman Data Pribadi

Kanama
Minggu, 18 Oktober 2026 10:03:34

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Penyanyi Vicky Shu mengungkapkan keresahannya setelah menerima tagihan pinjaman online (pinjol) yang menurut pengakuannya tidak pernah dia ajukan. Persoalan tersebut menjadi perhatian karena ia juga mengaku mengalami intimidasi, penghinaan, hingga ancaman penyebaran data pribadi. Minggu (18/10/2026).

Keluhan itu disampaikan Vicky Shu melalui akun Threads miliknya. Penyanyi berusia 39 tahun tersebut menyoroti dugaan penyalahgunaan data pribadi yang dinilainya semakin meresahkan masyarakat.

"Penyalahgunaan data pribadi makin meresahkan," tulisnya, sebagaimana dikutip dari detikHot, Minggu (18/10/2026).

Baca: Deretan Artis Dunia Diboikot karena Dukung Israel, dari Gal Gadot hingga Israel Houghton

Vicky kemudian menjelaskan bahwa dirinya tiba-tiba menerima tagihan dari layanan pinjaman online yang tidak pernah digunakan untuk meminjam uang.

"Saya tiba-tiba ditagih atas pinjaman online yang tidak pernah saya ajukan. Bahkan aplikasinya tidak ada di Playstore dan App store," sambung Vicky Shu.

Baca: Hubungan Zarima Mirafsur dan Yusuf Kartiko Sempat Merenggang, Masa Lalu Kembali Disorot Warganet

Menurut pengakuannya, persoalan tersebut tidak berhenti pada munculnya tagihan. Ia juga menyebut adanya perlakuan tidak menyenangkan dari pihak yang melakukan penagihan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan data pribadinya.

"Bukan hanya penagihan, tetapi juga disertai intimidasi, penghinaan, dan ancaman penyebaran data pribadi," akunya.

Vicky Shu Soroti Keamanan Data Pribadi

Baca: Selamat Jalan Doddy Katamsi, Vokalis Elpamas dan Guru Vokal Sejumlah Penyanyi Tutup Usia

Kasus yang dialami Vicky Shu membuatnya mempertanyakan perlindungan data pribadi masyarakat, terutama ketika seseorang menerima tagihan pinjaman yang tidak pernah diajukan.

Ia menilai persoalan tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai urusan utang-piutang. Menurutnya, keamanan informasi pribadi dan perlindungan masyarakat juga harus menjadi perhatian serius.

Baca: RJ Mitte, Bintang Breaking Bad, Meninggal di Usia 34 Tahun, Polisi Selidiki Penyebabnya

"Ini bukan sekadar persoalan hutang, tetapi soal keamanan data dan perlindungan masyarakat. Sampai kapan praktik seperti ini dibiarkan?" ungkap Vicky Shu.

Pengalaman tersebut memperlihatkan kekhawatiran atas risiko penyalahgunaan identitas dalam layanan keuangan digital. Meski demikian, sumber maupun cara data pribadi Vicky digunakan dalam penagihan tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan yang tersedia.

Vicky juga tidak merinci nominal pinjaman yang ditagihkan maupun menyebutkan nama aplikasi yang dimaksud dalam pernyataannya.

Baca: DJ Una Batal Menikah dengan Andi Agum, Tegaskan Tak Ada Orang Ketiga

Dugaan Penyalahgunaan Data Sedang Dilaporkan

Vicky Shu menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti dari mana data pribadinya diduga disalahgunakan. Ia juga mengungkapkan bahwa persoalan tersebut sedang dilaporkan.

Baca: Teuku Ryan Ungkap Kisah Cinta dengan Bella, Berawal dari Teman Lama Sejak 2009

"Kebocoran data nya bukan dari pinjol saya juga kurang paham dari mana. Ini sedang saya laporkan," tulisnya dalam Threads.

Langkah pelaporan itu menjadi bagian dari upayanya menindaklanjuti kejadian yang dialaminya. Namun, belum ada kepastian mengenai sumber dugaan kebocoran data maupun pihak yang bertanggung jawab atas penagihan tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan data pribadi di tengah perkembangan layanan digital. Masyarakat diimbau berhati-hati menjaga informasi sensitif, seperti nomor identitas, nomor telepon, dan data rekening, serta tidak sembarangan membagikan kode OTP atau informasi rahasia lainnya.

Baca: Sengketa Erin dan Mantan ART Memanas, Gugatan Rp1 Miliar Berlanjut

Apabila menerima tagihan pinjaman yang tidak pernah diajukan, masyarakat sebaiknya menyimpan bukti komunikasi, tidak terburu-buru melakukan pembayaran sebelum kejelasan diperoleh, serta melaporkan dugaan penyalahgunaan data atau intimidasi kepada pihak berwenang dan lembaga terkait.

Keresahan yang disampaikan Vicky Shu pun menjadi pengingat bahwa perlindungan data pribadi dan penanganan praktik penagihan yang diduga melanggar hukum perlu mendapat perhatian serius. (SM)



Terkait
Rebecca Klopper Bangkit Usai Kasus Hukum, Kini Fokus Karier dan Masa Depan
Rebecca Klopper Bangkit Usai Kasus Hukum, Kini Fokus Karier dan Masa Depan
Warung Nunung di Solo-Boyolali Sepi, Hanya 1-2 Pembeli
Pesta Rakyat HUT TNI ke-81 di Bangkinang Resmi Ditutup,
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, I
Lainnya
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Seorang Ibu di Bandung Berhasil Peluk Marquez, Setelah
Susi Baca Puisi 'Kau Bohong', Siapa yang Dimaksud?
Raline Shah Jajal Genre Drama Komedi Melalui Film OKB
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda