Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 14 Juni 2026 17:59:46

KANALSUMATERA.com - Serial Korea Teach You a Lesson resmi tayang di Netflix pada 5 Juni 2026 dan langsung menjadi salah satu tontonan paling diperbincangkan karena mengangkat isu sensitif tentang kekerasan di sekolah dan runtuhnya otoritas pendidikan. Drama bergenre aksi dan sekolah ini dibintangi Kim Moo-yeol dan Lee Sung-min, serta disutradarai Hong Jong-chan, dengan cerita yang diadaptasi dari webtoon populer Get Schooled.

Cerita dalam serial ini menggambarkan kondisi distopia di mana sistem pendidikan mengalami krisis serius. Kekerasan siswa meningkat, guru kehilangan wibawa, dan sekolah tidak lagi menjadi tempat aman. Dalam situasi tersebut, pemerintah membentuk lembaga khusus bernama Educational Rights Protection Agency (ERPA), yang diberi kewenangan luas untuk menangani kasus pelanggaran di sekolah, termasuk menggunakan metode fisik dan tekanan psikologis terhadap pelaku.

Tokoh utama Na Hwa-jin, yang diperankan Kim Moo-yeol, adalah seorang inspektur yang turun langsung ke sekolah-sekolah bermasalah. Ia digambarkan sebagai sosok tegas dan tanpa kompromi, bahkan kerap menggunakan kekerasan untuk menghentikan praktik bullying yang sudah mengakar. Kehadirannya menjadi simbol intervensi negara terhadap sistem yang dianggap gagal melindungi siswa dan tenaga pengajar.

Alur cerita dibuka dengan tragedi seorang siswa korban perundungan yang berujung pada kematian, menjadi titik balik munculnya intervensi keras dari tim ERPA. Sejak saat itu, serial ini bergerak cepat menampilkan berbagai kasus kekerasan di sekolah, mulai dari intimidasi, penyalahgunaan kekuasaan, hingga korupsi internal yang melibatkan pihak sekolah dan orang tua.

Baca: Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional

Sejumlah media menilai kekuatan utama Teach You a Lesson terletak pada keberaniannya mengangkat isu sosial yang dekat dengan realitas pelajar modern. Drama ini tidak hanya menampilkan aksi intens, tetapi juga kritik tajam terhadap lemahnya sistem perlindungan di dunia pendidikan. Cerita yang cepat dan penuh konflik membuat setiap episode terasa padat dan emosional.

Dari sisi kualitas produksi, serial ini mendapat respons positif. Ulasan menyebut drama ini ditulis dengan baik dan mampu membuat penonton terus mengikuti cerita dengan rasa penasaran tinggi. Performa para aktor utama juga dinilai kuat dan berhasil membangun ketegangan serta emosi dalam setiap konflik yang ditampilkan.

Namun di balik pujian tersebut, Teach You a Lesson juga menuai kontroversi. Pendekatan cerita yang menampilkan kekerasan sebagai alat penegakan keadilan memicu perdebatan etis. Serial ini seolah menawarkan “kepuasan” bagi penonton dengan menghadirkan balasan langsung terhadap pelaku bullying, tetapi di sisi lain menimbulkan pertanyaan besar: apakah tujuan baik dapat membenarkan cara yang ekstrem.

Kehadiran serial ini memperkuat tren konten Korea Selatan yang berani mengangkat isu sosial secara lebih gelap dan realistis. Teach You a Lesson tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai refleksi tajam terhadap sistem pendidikan yang dinilai gagal menjaga keseimbangan antara disiplin dan perlindungan. Dengan tema yang relevan secara global, drama ini menjadi pemicu diskusi luas tentang batas antara keadilan, kekuasaan, dan kekerasan di lingkungan sekolah.

Lainnya
Seorang Ibu di Bandung Berhasil Peluk Marquez, Setelah Merengek di Pintu Bus
Seorang Ibu di Bandung Berhasil Peluk Marquez, Setelah Merengek di Pintu Bus
Cut Meyriska Putuskan Berhijab
Raline Shah Jajal Genre Drama Komedi Melalui Film OKB
Icha Naga, Pemeran Pipit di Film Preman Pensiun yang Pe
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D