Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelayanan Faskes Puskesmas Talang

Mawardi Tombang
Jumat, 9 Agustus 2019 14:35:31
Peserta BPJS Kabupaten Solok, Baita sedang menerima perawatan karena penyakit hipertensi di Puskesmas Talang, Jumat. (Antara Sumbar/ Tri Asmaini)

Solok, (ANTARA) -KANALSUMATERA.com Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mengapresiasi pelayanan Fasilitas Kesehatan (Faskes) Puskesmas Talang bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Alhamdulillah saya dirawat inap di sini karena hipertensi dari Selasa (6/8) dan pelayanan dari Puskesmas Talang cukup baik," kata Salah seorang peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS), Baita (49) di Puskesmas Talang, Jumat.

Menurutnya peserta PBI diberi layanan yang sama dengan peserta umum atau BPJS yang membayar mandiri.

"Jadi tidak ada diskriminasi pasien di sini. Saya sudah berkali-kali dirawat inap di sini dan tidak ada keluhan masalah pelayanan atau fasilitas kesehatannya," ujarnya.

Baita yang tinggal di Nagari Panarian, Kecamatan Gunung Talang, telah terdaftar sebagai peserta BPJS sejak 2011 atau delapan tahun lalu.

Dia dan suaminya yang petani menjadi peserta JKN KIS Penerima Bantuan Iuaran (PBI), sedangkan kedua anaknya sudah berkeluarga dan menjadi peserta BPJS mandiri.

Ia menyebutkan selain prosedurnya sekarang lebih mudah, obat pun juga mudah didapat tanpa biaya tanpa tambahan kecuali obatnya tidak ada di puskesmas tersebut.

Sementara peserta mandiri JKN KIS lainnya, Elfitria Syafri (39) mengatakan menjadi peserta BPJS ketika sakit tidak memiliki uang, terasa sangat meringankan.

Saat Ia dirawat di Puskesmas Talang selama lima hari karena muntaber, Ia merasa sangat terbantu karena tidak harus mengeluarkan uang untuk rawat inap.

"Paling jika obatnya tidak ada di Puskesmas atau rumah sakit tempat dirawat, baru obatnya dibeli sendiri," katanya.

Tapi Menurutnya, jika ada peserta yang menunggak iuaran, tapi harus membayar tunggakan sampai lunas sekaligus, hal itu akan membebankan peserta.

"Kalau menunggak iuaran, kan tidak bisa mendapat pelayanan langsung. Harus melunasi tunggakan, seharusnya tunggakan bisa dicicil jadi tidak membebani peserta, apalagi kalau banyak anak," sebutnya.

Ia berharap BPJS Kesehatan terus berbenah dan berkoordinasi dengan setiap Faskes di daerah sehingga bisa memberikan pelayanan prima ke setiap pasien tanpa membeda-bedakan kelasnya. (*)



Lainnya
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Usai Disuntik Vaksin HPV, Cinta Laura Alami Pegal-Pegal
Seratusan Pelaku Musik yang Tolak RUU Permusikan Ditemu
Cut Meyriska Putuskan Berhijab
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat, PKS, NasDem Masih Menunggu
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat, PKS, NasDem Masih Menunggu
Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Demokrat hingga PKS B
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah M
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D